10 Obat Penambah Darah di Apotik dan Tradisional

Obat Penambah Darah

Sumber : google.com

Beberapa Macam Obat Penambah Darah – Anemia adalah salah satu kondisi kurang darah yang bisa ditandai dengan tubuh yang lemas, wajah yang pucat, detak jantung tidak stabil, kepala sering pusing dan masih banyak gejala lain yang menggambarkan kondisi anemia. Untuk mengatasi kondisi anemia ini, Anda perlu mengkonsumsi suplemen atau obat penambah darah. Hal ini penting agar anemia yang Anda alami bisa sembuh dengan cepat dan Anda pun bisa beraktivitas dengan baik lagi. Obat tambah darah  terdapat berbagai macam tipe dan jenis dengan bahan yang berbeda dan harga yang berbeda pula. Berikut berbagai macam obat yang bisa mengatasi gejala anemia Anda.

Obat Penambah Darah di Apotek Resep Dokter

  1. Tonikum bayer

Obat penambah darah di apotek yang pertama adalah tonikum bayer. Obat penambah darah ini merupakan salah satu jenis obat dalam bentuk sirup ini. Obat ini memiliki fungsi untuk membantu tubuh untuk mencukupi jumlah sel darah merah yang kurang dan bisa menghilangkan gejala anemia dengan cepat. Obat ini terbuat dari bahan-bahan yang alami, yaitu vitamin B1, vitamin B6, nikotinamid dan etanol. Anda bisa mengkonsumsi sirop ini sebanyak 1 kali (5 ml) dalam sehari. Tonikum bayer 100 ml tersedia dengan harga Rp 13.000 dan 300 ml Rp 26.000.

  1. Sakatonik liver

Obat penambah darah yang ampuh kedua adalah sakatonik liver. Obat ini merupakan jenis obat yang tersusun dari vitamin B1, vitamin B6, nikotinamid, Ca-pantotenat, Na-hipopospat, Mn-sulfat, ferro-sulfat dan multivitamin. Obat penambah darah ini berfungsi untuk menambah atau memberikan mineral yang membantu proses pembentukan sel darah merah yang baru, mengatasi gejala letih dan juga lesu. Dosis yang digunakan pada sakatonik liver ini sama dengan tonikum bayer yaitu sebanyak 1 kali (5 ml) dalam sehari. Sakatonik liver 100 ml dengan harga Rp 8.900 dan 310 ml Rp 27.000.

  1. Hemobion

Obat penambah darah di apotek yang ketiga adalah hemobion. Obat ini hadir dalam bentuk kapsul yang terbuat dari bahan Fe-sucrose, kalsium karbonat dan vitamin B kompleks yang biasanya dikonsumsi oleh wanita yang baru melahirkan dan menyusui. Mengapa? Karena pada kondisi tersebut wanita baru kehilangan darah dalam jumlah yang banyak, sehingga butuh asupan untuk pembentukan sel darah merah yang baru. Obat ini bisa dikonsumsi sebanyak 1 kapsul dalam sehari. Anda bisa mendapatkan obat ini di apotek dengan harga sekitar Rp 17.500 per strip.

  1. Sangobion

Obat penambah darah berikutnya adalah sangobion yang hadir dalam bentuk kapsul. Obat ini terdiri atas bahan-bahan Ferrous gluconate 250 mg, manganese sulfate 0,2 mg, copper sulfate 0,2 mg, vitamin C 50 mg, folic acid 1 mg, vitamin B12 7,5 mcg dan sorbitol 25 mg yang berfungsi untuk membantu mengatasi kekurangan zat besi yang menjadi penyebab utama anemia. Obat ini bisa dikonsumsi 1 kapsul sehari dan tersedia di apotek dengan harga Rp 9.200 per satu trip.

  1. Livron B. Plex

Obat penambah darah yang aman berikutnya adalah livron B plex. Obat ini merupakan salah satu obat yang merupakan kombinasi dari vitamin B kompleks, zat besi dan vitamin yang dikemas dalam bentuk tablet berlapis gula. Obat ini membantu penyerapan zat besi menjadi meningkat. Sama seperti sangobion, obat ini bisa dikonsumsi sebanyak 1 kapsul sehari. Anda bisa mendapatkan obat ini di apotek terdekat dengan harga Rp 3.000 per strip.

Obat Penambah Darah Tradisional dan Alami

  1. Kacang hijau

Obat penambah darah tradisional yang pertama adalah dari bahan kacang hijau. Bahan ini mengandung vitamin B1, vitamin B12, dan niacin. Kacang hijau bisa dijadikan sebagai obat penambah darah yang efektif. Caranya yakni:

  • siapkan 1 gelas kacang hijau yang telah dicuci dengan air bersih
  • setelah itu rebus kacang hijau dengan 2 gelas minum air
  • tunggu hingga tersisa ¾ dari jumlah awal
  • diamkan hingga air rebusan menjadi hangat kuku dan minumlah air tersebut selama 2 kali sehari
  1. Bayam duri

Obat penambah darah yang alami berikutnya adalah bayam duri. Tanaman ini mengandung zat besi, garam fosfat, vitamin A, C, K, dan kandungan lain seperti amarantin, kalium nitrat dan piridoksin sehingga tanaman ini bisa dijadikan sebagai obat penambah darah. Caranya sangatlah mudah. Anda hanya perlu mencuci bersih dan menggilingnya hingga halus, kemudian tambahkan setengah cangkir air matang, peras daun tersebut hingga didapatkan sarinya. Setelah itu, tambahkan satu kuning telur ayam dan madu, aduk hingga rata dan ramuan tersebut siap untuk diminum.

  1. Tapak liman

Tapak liman adalah obat penambah darah tradisional yang mengandung saponin, flavonoid dan polifenol. Tapak liman bisa diolah menjadi obat anemia, yaitu dengan ambil 3 helai daun tapak liman, rebus dengan 3 gelas air. Tunggu hingga menjadi ¾ dari volume awal, setelah itu diamkan hingga hangat dan minumlah air rebusan daun tapak liman tersebut.

  1. Lempuyang wangi

Lempuyang wangi adalah salah satu tumbuhan liar yang biasa hidup di hutan pohon jati. Lempuyang wangi mengandung zat besi yang telah diteliti pada kelinci bahwa lempuyang wangi dapat meningkatkan kadar Hb dan jumlah eritrosit. Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu mengambil ½ jari lempuyang wangi, cuci dengan air bersih, potong seperlunya dan rebus dengan 4 ½ gelas air. Tunggu hingga air menjadi ½ dari volume awal kemudian setelah hangat, saring air tersebut dan tambahkan dengan madu secukupnnya. Setelah itu, minumlah ramuan tersebut sebagai obat penambah darah tradisional yang murah.

  1. Daun kacang panjang

Obat penambah darah berikutnya adalah daun kacang panjang. Ramuan ini merupakan salah satu ramuan tradisional yang sangat mudah untuk dilakukan. Mengapa? Karena untuk mengkonsumsinya, Anda hanya perlu mencuci segenggam daun kacang panjang, asapkan sebentar dan Anda bisa langsung mengkonsumsinya sebagai urab. Anda juga bisa mengkonsumsi makanan dengan bahan dasar daun kacang panjang ini sebanyak 2 kali sehari, yaitu saat pagi dan juga sore hari. Selain caranya yang mudah, daun kacang panjang juga mengandung berbagai komponen vitamin, zat besi dan zat-zat lain yang bisa membantu mengatasi kurang darah dan tubuh Anda pun bisa segar kembali.

Itulah beberapa jenis obat penambah darah yang bisa Anda konsumsi untuk menambah darah Anda dan mengatasi gejala-gejala anemia yang sangat mengganggu aktivitas harian Anda. Seperti yang Anda ketahui di atas, Anda bisa memilih untuk mengkonsumsi obat tersebut baik obat yang disediakan oleh apotek atau pun obat alami yang tersedia dan bisa Anda racik sendiri dengan cara tradisional. Jika Anda tidak ingin repot dengan langkah yang harus Anda tempuh untuk mendapatkan ramuan tradisional, Anda bisa pergi ke apotek untuk mendapatkan obat generic untuk penambah darah.

Artikel yang selalu berkaitan:

  • obat penambah darah
  • nama obat penambah darah di apotik
  • suplemen penambah darah
  • obat kurang darah di apotik
  • obat penambah darah selain sangobion
  • kumpulan nama obat penambah darah
  • vitamin penambah darah
  • obat tambah darah di apotik
  • merek obat penambah darah
  • obat penambah darah di apotik
  • obat anemia di apotik
  • obat penambah
  • nama obat kurang darah
  • obat untuk penambah darah
  • obat tambah darah
10 Obat Penambah Darah di Apotik dan Tradisional | Doktersakti | 4.5
error: Content is protected !!