Obat Rematik di Apotik dan Tradisional Paling Manjur

Obat Rematik

Obat Rematik

Obat Rematik yang Aman dan Terjamin Khasiat Ampuhnya – Apakah rematik itu? Rematik adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang persendian, di mana menyebabkan timbulnya peradangan dan pembengkakan yang disertai rasa nyeri. Dengan demikian, terjadi keterbatasan gerak pada sendi dan area di sekitarnya. Untuk mengatasinya, tersedia obat rematik yang tergolong aman dan terjamin khasiatnya. Anda dapat memperolehnya di apotik. Tersedia juga obat tradisional ampuh untuk mengobati rematik. Anda dapat memilih akan mengonsumsi obat medis atau tradisional. Berikut ini adalah penjelasan dari beberapa macam obat, baik dari obat medis, maupun tradisional.

Daftar Nama Obat Rematik di Apotik

Penyakit rematik dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah gejala asam urat, osteoporosis, serta pola hidup kurang baik, misalnya mandi pada malam hari. Selain itu, konsumsi makanan yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh juga merupakan penyebab selanjutnya. Untuk itu, obat rematik di apotik merupakan solusi untuk meredakan rasa nyeri, mengatasi peradangan dan pembengkakan, serta menyembuhkan rematik secara bertahap.

  1. Natrium Diklofenak

Obat rematik aman yang tersedia di apotik terbagi menjadi beberapa jenis dan dosis. Berdasarkan khasiatnya, terdapat obat jenis non-steroid, yaitu golongan obat yang membantu meredakan dan menghilangkan nyeri. Akan tetapi, untuk sakit rematik pada tingkat parah, makan obat ini mempunyai keterbatasan fungsi. Natrium Diklofenak adalah salah satu golongan obat non-steroid tersebut. Anda dapat memperoleh obat rematik bentuk tablet ini di apotik terdekat dengan harga Rp 38.900,00 dalam kemasan 50 mg. Adapun harga lebih terjangkau, yaitu Rp 2.500,00 untuk per strip.

  1. Naproxen

Naproxen adalah salah satu jenis obat rematik dengan khasiat anti-inflamasi non-steroid, yang lebih dikenal dengan golongan obat OAINS. Rasa sakit dan nyeri akibat rematik akan segera teratasi dengan penggunaan obat ini. Selain itu, peradangan dan pembengkakan dapat berkurang dan berangsur-angsur sembuh. Anda dapat memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu dan mendapatkan resep atau anjuran untuk mengonsumsi obat ini. penentuan dosis oleh dokter juga penting, agar tidak mengalami efek samping akibat kelebihan dosis.

  1. Piroxicam

Obat rematik anti inflamasi non-steroid selanjutnya adalah piroxicam, yang berkhasiat untuk meredakan nyeri sendi, meminimalisir peradangan, mencegah dan menyembuhkan pembengkakan. Cara kerjanya yaitu dengan menghambat proses biosintesa prostaglandin melalui penghambatan reversibel pada enzim siklooksigenase. Anda dapat memperoleh obat piroxicam 10 mg bentuk tablet dengan harga Rp 3.500,00 setiap 5 strip @10 kapsul dan piroxicam tablet 20 mg seharga Rp 3.800,00 untuk pembelian 5 strip @10 kapsul.

  1. Prednison

Selanjutnya, konsumsi obat Prednison dapat dilakukan untuk mengobati arteitis reumatoid. Prednison ini tergolong obat steroid, di mana merupakan golongan obat yang sangat efektif untuk menangani peradangan dan digunakan apabila golongan obat non-steroid sudah tidak bereaksi lagi. Oleh karena itu, pembelian terhadap obat rematik Prednison ini membutuhkan biaya cukup terjangkau, yaitu Rp 106.700,00 untuk Prednison tablet 5 mg.

  1. Siklosporin

Siklosporin adalah salah satu jenis obat rematik golongan sototoksis yang mampu menekan sistem imun agar stabil. Dengan kestabilan sistem kekebalan tubuh tersebut, penderita rematik lebih mampu melawan penyakit rematik dan memicu penyembuhan. Manfaat siklosporin tersebut dapat Anda peroleh dengan membelinya dalam bentuk kapsul 25 mg dengan harga Rp 162.300,00.

Demikianlah beberapa jenis obat rematik ampuh dengan khasiat dan dosis yang beraneka ragam. Obat yang dapat dengan mudah diperoleh di apotik tersebut merupakan kemudahan bagi Anda untuk mengobati penyakit rematik. Alangkah baiknya, Anda meminta resep dokter sebagai landasan untuk menentukan jenis dan dosis obat yang sesuai dengan kondisi fisik.

Obat Rematik Tradisional yang Terpercaya

Obat Rematik Tradisional

Obat Rematik Tradisional

Selain obat-obatan medis tersebut, tersedia obat tradisional yang mampu mengatasi rematik. Khasiat resep tradisional tidak kalah ampuhnya. Di samping itu, penggunaan bahan-bahan alami sebagai komposisinya mampu menjadikan obat jenis ini lebih aman. Berikut ini merupakan beberapa obat rematik tradisional beserta dengan khasiat ampuh dan cara pembuatan dan penggunaannya.

  1. Jahe

Jahe merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional. Kandungan zat yang ada di dalamnya berkhasiat sebagai obat rematik. Nyeri sendi dan pembengkakan dapat diatasi dengan mengonsumsi ramuan jahe. Obat herbal tradisional ini dapat memecah, mengurai, dan mengeluarkan tumpukan asam urat, sehingga memperlancar sirkulasi darah. Cara mengonsumsinya adalah dengan merebusnya dan mengambil airnya. Setelah itu, Anda dapat meminumnya dan dapatkan khasiatnya.

  1. Daun Pandan Wangi

Keharuman aroma daun pandan wangi sudah terkenal dan biasa digunakan sebagai penyedap masakan. selain aroma wangi yang digemari tersebut, daun ini dijadikan sebagai sumber pewarna hijau alami. Akan tetapi, apakah Anda tahu bahwa daun pandan berperan dalam dunia kesehatan? Berdasarkan khasiat yang terdapat di dalamnya, daun beraroma harum ini mampu mengobati rematik. Caranya adalah dengan mengiris tipis 3 lembar daun pandan yang sudah dicuci bersih. Seduh daun tersebut dalam minyak kelapa  ½ cangkir yang sudah dipanaskan. Selanjutnya, gosokkan obat rematik alami tersebut pada bagian tubuh yang terkena rematik.

  1. Daun Seledri

Selain sebagai penyedap makanan, daun seledri dapat dijadikan sebagai obat rematik. Kandungan zat di dalamnya berupa klorin, inositol, sulfur, folat, potasium, vitamin B1, dan sebagainya, bersinergi menangani nyeri sendi akibat asam urat penyebab rematik. Bagaimana cara pengobatannya? Pertama, ambillah 1 tangkai daun seledri dan cuci hingga bersih. Selanjutnya, konsumsilah seledri tersebut sebagai obat dengan cara menjadikannya bahan lalapan setiap Anda makan.

  1. Bunga Rosela

Obat rematik berbahan alami selanjutnya adalah bunga rosela. Vitamin C dan protein esensial yang terkandung di dalamnya mampu meregenerasi sel, sehingga kerusakan sel akibat peradangan dan pembengkakan pada rematik dapat diatasi. Cara membuat ramuannya adalah dengan menyiapkan 5 kelopak bunga Rosela yang kering dan cucilah sampai bersih. Seduh menggunakan 200cc air panas. gunakan madu sebagai pemanis dan rutinlah mengonsumsi ramuan tradisional ini selama kurang lebih 1 bulan agar optimal khasiatnya.

  1. Akar Sembung

Selain daun dan bunga, ternyata akar juga bermanfaat sebagai obat rematik. Akar Sembung merupakan salah satu bahan alami yang direkomendasikan untuk mengobati rematik. Anda dapat membuat ramuannya dengan mencuci bersih akar sembung sebanyak 30 gram dan mencampurkannya dengan daun gandarusa sejumlah 60 gram. Rebus kedua jenis daun tersebut ke dalam 3 gelas air sampai tersisa segelas saja. setelah dingin, saring airnya, kemudian diminum sehari 2 kali dengan ½ gelas setiap minum.

Beberapa bahan alami tersebut mengandung zat-zat yang berkhasiat untuk menyembuhkan rematik. Gejala seperti timbulnya rasa nyeri, peradangan sendi ataupun area di sekitarnya, dan pembengkakan sendi. Berbagai gejala tersebut dapat menyebabkan adanya keterbatasan gerak. Dengan bahan alami yang membentuk ramuan tersebut diharapkan penyakit rematik dapat disembuhkan secara bertahap dan efektif. Anda dapat memilih dalam menggunakan obat rematik bahan alami yang paling sesuai dan mudah dibuat.

Artikel yang selalu berkaitan:

  • apa kasiatnya kapsul dermatik
  • apakah obat kapsul daun seledri sudah di jual di apotek terdekat
  • daftar obat rematik
  • manfaat pylokcixam 10 grm tk kesehatan
  • obat apiroma
  • obat rematik di apotik
  • obat rematik tenoxicam
  • obat rematik tradisional
Obat Rematik di Apotik dan Tradisional Paling Manjur | Doktersakti | 4.5
error: Content is protected !!